Untuk menggunakan Android Honeycomb sebagai sistem operasi, syarat yang harus dipenuhi terbukti relatif berat. Maka, akhirnya disimpulkan bahwa Android 3.0 Honeycomb kurang cocok untuk model ponsel pintar.

Dalam konferensi pers, Android Product Manager Google, Hugo Barra, terlihat mendemonstrasikan Motorola XOOM. Pada tampilan homescreen dan beberapa fungsionalitas baru lain dari tablet Honeycomb tersebut memang terlihat bahwa Honeycomb cocoknya untuk perangkat tablet.
Ada hal menarik terkait Honeycomb, dimana akan mendukung aplikasi-aplikasi lama. Sebut saja game terkenal Fruit Ninja, dimana dipertontonkan pada Motorola XOOM. Selain itu sektor multitasking bakal lebih hebat, dengan fitur bernama Application Fragments. Bahkan, untuk Honeycom sudah mendukung accelerator hardware guna mendukung grafis 3D.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar